Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga kembali menggelar Student Mobility Program and Industrial Visit of Advance Technology (SMARTA) pada tahun 2025. Program ini secara resmi dibuka pada Senin, 24 Februari 2025, oleh Dekan FTMM, Prof. Dr. Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt., di ruang rapat lantai 10, Gedung Nano. Tahun ini, SMARTA diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari Universiti Malaya (UM) Malaysia dan Nanyang Polytechnic (NYP) Singapura.
Program Internasional yang Mendorong Pembelajaran Global
SMARTA merupakan program internasional yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar lingkungan kampus secara langsung, baik dalam skala nasional maupun internasional. Program ini mengombinasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman industri dan eksplorasi budaya, menciptakan pengalaman komprehensif bagi para peserta.
Kegiatan SMARTA #2 berlangsung pada 23-28 Februari 2025, dengan berbagai rangkaian acara menarik. Selain sesi akademik yang mencakup topik teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), Natural Language Processing (NLP), robotika, dan drone, peserta juga melakukan kunjungan industri ke PT Avia Avian Tbk di Sidoarjo dan PT SPIL, serta eksplorasi budaya di Batik Saraswati. Tidak hanya itu, peserta juga menikmati city tour di Surabaya untuk lebih mengenal budaya lokal.
Apresiasi dan Pengalaman Peserta
Penutupan SMARTA #2 dilakukan secara simbolis oleh Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama, Prof. Dr. Retna Apsari, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap program ini dapat terus memberikan manfaat bagi pendidikan dan kolaborasi internasional.
Para peserta juga memberikan kesan positif terhadap SMARTA. Jaxten Chia dari Nanyang Polytechnic (NYP) mengungkapkan kekagumannya terhadap organisasi acara yang berjalan dengan baik, serta kesempatan belajar yang diberikan FTMM UNAIR dalam bidang teknik elektro. Sementara itu, Alysha Hannani dari Universiti Malaya (UM) merasa mendapatkan banyak wawasan baru, termasuk aplikasi ilmu yang ia pelajari di dunia industri. Bala C, Senior Lecturer dari NYP, turut mengapresiasi aspek akademik, industri, dan budaya dalam SMARTA, serta menyatakan bahwa program ini berjalan dengan sempurna tanpa kekurangan.
Harapan ke Depan
SMARTA tidak hanya menjadi ajang pertukaran akademik, tetapi juga sarana membangun jaringan dan kerja sama internasional yang lebih luas. Diharapkan program ini terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, teknologi, dan industri. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, FTMM UNAIR terus berkomitmen untuk menciptakan pengalaman belajar yang berdaya saing global bagi para mahasiswa.
#SMARTA2025 #FTMM #UNAIR #MobilityProgram #KolaborasiGlobal
Referensi: Web FTMM, Sosial Media FTMM